ibramovic-said-chelsea-player-likebaby

Paris Saint-Germain menang 2-1 atas Chelsea, dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Parc des Princes pada Rabu, 17 Februari 2016. Edinson Cavani mencetak gol fantastis, hanya empat menit setelah diturunkan dari bangku cadangan. Cavani yang masuk ke lapangan di menit 73, menggantikan Lucas Moura, melakukan gerakan brilian untuk menyambut umpan Angel Di Maria. Dia bahkan membuat golnya dengan luar biasa, karena bola lewat melalui sela kaki Thibaut Courtois.

Upaya Chelsea memperoleh gol penyeimbang tak berbuah, hingga akhir pertandingan. Satu kesempatan bagus sebenarnya di dapat Pedro. Namun tendangannya dalam kotak penalti PSG di masa injury time, hanya mengarah ke sisi gawang. Ancaman pertama di babak kedua, terjadi lewat tendangan keras Angel Di Maria, dari luar kotak penalti Chelsea pada menit 51. Sepakan keras mantan bintang Real Madrid, itu masih bisa ditepis oleh Thibaut Courtois.

Penyerang sayap asal Argentina, kembali menjadi pendobrak yang efektif, dari sisi kanan pertahanan Chelsea pada babak kedua. Kerjasamanya dengan maxwell, yang maju membantu serangan hampir berbuah gol di menit 58. PSG unggul lebih dulu di menit 38, lewat gol yang dibuat Zlatan Ibrahimovic dari tendangan bebas. Striker asal Swedia, itu melepaskan tendangan menembus barikade Chelsea dari jarak 21 meter, dan langsung melesat masuk ke gawang Thibaut Courtois.

Pemain muda Chelsea, John Obi Mikel, yang membuat gol penyeimbang, hanay beberapa detik sebelum babak pertama berakhir. Gol terjadi menyambut sepak pojok yang dilakukan Willian dari sisi kanan. Kekalahan di Parc des Princes, jelas menjadi situasi tidak menguntungkan bagi skuad Guus Hiddink. Chelsea sangat memerlukan kemenangan di Liga Champions, demi memperoleh tiket kompetisi elit Eropa itu musim depan.

Hampir mustahil bagi the Blues, untuk berharap tiket dari posisi empat besar Premier League. Terdepak dari babak 16 besar, akan membuat Chelsea yang kini hanya ada di posisi 12 klasemen sementara Premier League, terancam kehilangan pamor di musim depan.

Sbobet Sukamain.
PSG Menjadi Mimpi Buruk Bagi Guus Hiddink

Post navigation


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *